Sunday, May 13, 2012

ANALISIS KEGUNAAN HEXEDIT PADA MYSQL

Publiser angga Debby Frayudha

A. URAIAN
1.      Hexedit
            Hexadecimal merupakan gabungan dari kata “hex” dan “decimal”, kata decimal dari kata “dec” yg artinya “10”. maksudnya bahwa terdapat 10 digit penomeran dari cara ini (Dec) yaitu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9. Selanjutnya adalah (Hex) yg berarti “6” yg terdiri atas a b c d e f, dan bila di gabungkan keduanya menjadi 16 yg berarti terdapat enam belas digit dalam system penomeran pada hexadecimal, yaitu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 a b c d e f.
            Hex edit (atau editor atau editor file biner byte) adalah jenis program komputer yang memungkinkan user untuk memanipulasi fundamental biner (0 / 1, nol / satu) data yang membentuk file komputer . Perhatikan bahwa file komputer bisa sangat kecil (hanya nama, dengan konten tidak) untuk sangat besar (isi mencakup beberapa hard disk). Sebuah file komputer menempati khas beberapa daerah di piring (s) dari sebuah disk drive, yang isinya diletakkan bersama-sama untuk membentuk file. editor yang dirancang untuk membaca ("mengurai") dan mengedit sektor data dari segmen fisik disket atau hard disk yang disebut sektor editor terkadang atau.
            Dengan menggunakan editor hex, pengguna dapat melihat atau mengedit dan tepat isi file baku, yang bertentangan dengan penafsiran konten yang sama bahwa selain tingkat tinggi perangkat lunak aplikasi dapat mengaitkan dengan format file . Sebagai contoh, ini bisa menjadi data citra mentah, kontras dengan cara perangkat lunak editing gambar akan menafsirkan dan menampilkan file yang sama. Pada sebagian besar aplikasi hex editor, dengan data dari file komputer direpresentasikan sebagai heksadesimal nilai dikelompokkan dalam 4 kelompok dari 4 byte , diikuti oleh satu kelompok dari 16 ASCII karakter yang berasal dari masing-masing pasangan nilai hex (setiap byte).
2.      MySQL
            MySQL merupakan data base multiuser, gratis, dan open source yang menggunakan bahasa Structure Query Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server, melibatkan server-daemon MySQL di sisi server dan berbagai macam program, serta library yang berjalan di sisi client. MySQL mampu menangani data yang cukup besar. SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengakses server database. Dalam konteks bahasa SQL, informasi umumnya tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logis merupakan struktur dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data yang berada dalam satu atau lebih kolom. Baris pada tabel sering disebut entitas dari data, sedangkan kolom sering disebut atribut atau field. Keseluruhan tabel itu dihimpun dalam suatu kesatuan yang disebut database.
            Perintah standar SQL seperti "Select", "Insert", "Update", "Delete", "Create", dan "Drop" dapat digunakan untuk melakukan hampir semua hal yang perlu dilakukan terhadap sebuah database. SELECT untuk menampilkan data, INSERT untuk menambahkan data baru, UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada, dan DELETE untuk menghapus data.
            Keunggulan MySQL antara lain :
a.Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai OS seperti Windows, Linux, Unix, Mac OS, Solaris, Unix, Amiga, HP-UX, Symbian.
b. Open Source “limited”
Dahulu MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga kita dapat menggunakannya secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya. Namun, saat ini karena MySQL telah dibeli oleh SUN, maka kita tidak dapat lagi menikmati fitur-fitur baru yang ada di
MySQL, karena SUN akan membatasi fitur-fitur baru ini hanya untuk user yang membeli lisensinya. Sehingga MySQL tidak lagi sebuah opensource yang benar-benar gratis lagi. MySQL sekarang hanya menyediakan fitur-fitur “dasar” saja yang saat ini sudah menggunakan versi 5.1.
c. Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaantanpa mengalami konflik. Hal ini memungkinkan sebuah database server MySQL dapat diakses klien secara bersamaan.
d. Performance Tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e. Column Types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed/unsigned integer, float, double, char, varchar, text, blob, date, time datetime, timestamp, year, set serta enum.
f. Command dan Functions
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query.
g. Security
MySQL memiliki beberapa  lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
h. Scalability dan Limits
MySQL ammpu menangani database dalam skala besar dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu batas index yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
i. Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan TCP/IP, Unix soket (Unix), atau Named Pipes (NT).
j. Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan (error code) pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
k. Interface
MySQL memiliki interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
            Biasanya dalam My SQL hex editor di gunakan untuk melihat password, ataupun jika user lupa dengan password yang telah dimasukkan bisa dilacak dengan software tersebut. Dapat digunakan untuk menyimpan data dan memberikan tambahan, memodifikasi, dan menghapus data.

B. ANALISIS
           Dalam MySQL, data yang disimpan dimasukkan dalam folder data pada direktori kita menginstall MySQL. Di dalam folder data ini, terdapat beberapa folder. Nah, folder – folder ini senama dengan database yang telah kita buat. Memang nama folder merepresentasikan nama database yang telah kita buat. Di dalam folder – folder ini lah data kita tersimpan.
           Di dalam folder – folder database, kita dapat menemukan file bertipe *.frm, *.isd, *.myd, *.myi, dan *.ism . File – file ini mempunyai peran yang berbeda – beda. Misalnya frm menggambarkan struktur table, isd(ISAM) dan myd(MyISAM) tempat data atau record kita disimpan, sedangkan myi dan ism berfungsi untuk menampung index kita sesuai dengan engine yang telah kita tentukan, ISAM atau MyISAM.
           Dalam satu table, akan terdapat sedikitnya 3 file, misalnya kita menggunakan engine MyISAM dan kita punya table dengan nama daftar_pelanggan maka akan terdapat file daftar_pelanggan.frm, daftar_pelanggan.myd, dan daftar_pelanggan.myi.
           Dengan software hexadecimal editor seperti HexEdit, kita dapat memanipulasi data maupun struktur table dari database kita dengan mengganti hexadecimal yang ada di dalamnya, tentu saja kita harus mengetahui aturan dan penerjemahan hexadecimal tersebut.
Jika kita membuka daftar_pelanggan.frm, maka kita akan mengetahui struktur table daftar_pelanggan. Jika kita membuka daftar_pelanggan.myd maka kita dapat melihat semua data atau record yang tersimpan dalam table daftar_pelanggan.

C. KESIMPULAN
Dengan menggunakan software hex editor, kita dapat memanipulasi data dan struktur table dalam suatu database. Kita dapat mengganti nilai ASCII yang ada di dalamnya dengan mengganti nilai hexadecimalnya.

D. REFERENSI
           
Wirawan, Mochmad Joko Adi. 2009. Amazing News Website with PHP, Ajax, dan MySQL. Yogyakarta : ANDI.


publisher Angga Debby Frayudha
Share:

0 comments:

Post a Comment